SALAM TOBASA " DARI KITA, UNTUK KITA SEMUA "

SALAM TOBASA  " DARI KITA, UNTUK KITA SEMUA "
<<<<< INFO JELAS - LANGSUNG TINGGALKAN PESAN >>>>>
Tampilkan postingan dengan label Kalender Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalender Wisata. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Februari 2011

Tahun 2011 Jakarta ditetapkan sebagai Ibukota negara-negara ASEAN.

 
Jakarta ditetapkan sebagai ibukota negara-negara ASEAN di tahun 2011. Karena itu, akan ada 700 pertemuan yang akan berlangsung di Jakarta. Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budiman mengatakan dengan pertemuan-pertemuan tersebut akan mendatangkan kunjungan yang tinggi ke Jakarta. Ia mengungkapkan hal tersebut di Rakerda III Asita DKI Jakarta, di Citywalk Sudirman, Jakarta.

Sehubungan dengan momentum tersebut, Jakarta juga ditetapkan sebagai ibukota kebudayaan Islam. Jadi nanti, akan ada kunjungan dari negara-negara Islam yang tergabung di Organisasi Konferensi Islam (OKI), ada festival, dan cultural performance.

Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Jakarta terbesar di peringkat pertama adalah Malaysia, kedua adalah Singapura, dan ketiga adalah China. Tapi wisatawan nusantara yang tercatat di BPS hanya 18,05 juta. Padahal seat capacity ke Jakarta ada 600.000 per hari dari udara, laut, dan darat melalui transportasi komersial.

Untuk menyiapkan pasar besar tersebut, perlu disiapkan strategi menjemput bola atau paket-paket wisata. Hanya saja terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi, diantaranya adalah biro perjalanan wisata belum optimal dalam memproduksi paket-paket wisata. Dengan produksi yang terbatas ini, jadi diambil oleh entitias perusahaan lain seperti hotel, airline, dan bukannya biro perjalanan wisata dan 70 persen biro perjalanan wisata hanya mengurus tiket. Apabila ini terus terjadi, daya saing bisa makin rendah.

Sesuai Perda, maka semua industri yang menjalankan standar kompentensi wajib memiliki sertifikat kepariwisataan. Dengan adanya sertifikat profesi, biro perjalanan wisata akan memiliki formasi karir semacam career planning. (Sumber: Kompas.com).

Senin, 11 Oktober 2010

WISATA "PESTA DANAU TOBA 2010" diselenggarakan pada 20-24 Oktober 2010.


Untuk membangkitkan kembali potensi wisata Danau Toba, 20-24 Oktober mendatang, akan digelar "Pesta Danau Toba" di Parapat. Pada kesempatan itu akan ditampilkan beragam atrakasi budaya dan hiburan rakyat. Antara lain Pagelaran Budaya & Musik Kradisional, Festival Tari Tradisional, Festival Gondang, Festival Suling Tradisional, Festival Lawak Daerah, Opera Batak, dan Tao Toba Star. Sedangkan Festival Permainan Rakyat menyajikan antara lain Lomba Marjalekkat, Solu Dakdanak Pardua dua, Parade Kapal Hias Tradisional, serta Margala.

Tak hanya pentas atraksi wisata dan hiburan rakyat, pengunjung juga bisa menyaksikan dan mengikuti Rally Wisata rute Medan-Parapat dan X-Trim Lake Toba Trail Adventure Sports, rute Siantar-Parapat-Samosir. Pesta Danau Toba kali ini adalah yang ketiga kalinya digelar. Jika sekarang hanya digelar selama empat hari, maka Pesta Danau Toba tahun 2011, akan digelar selama tiga bulan. Didukung tujuh kabupaten/kota kawasan Danau Toba, jangankan tiga bulan, tujuh bulan pun sanggup digelar. Banyak potensi seni-budaya kabupaten/kota di Sumatera Utara yang menarik disajikan untuk wisatawan. 

Pesta Danau Toba 2010 yang sudah menjadi kalender wisata nasional, selain diharapkan dapat mengembalikan citra Danau Toba, juga diharapkan sebagai salah satu tujuan wisata nasional yang menarik. Bekerjasama dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata , Pesta Danau Toba 2010 diharapkan sebagai salah satu ikon dalam mempromosikan potensi Sumatera Utara dan secara khusus Kabupaten/Kota kawasan danau Toba.

Tokoh Masyarakat Sumatera Utara Cosmas Batubara menyatakan mendukung Pesta Danau Toba, agar kehidupan masyarakat di pesisir keliling Danau Toba bisa lebih sejahtera. "Jika secara nasional kunjungan wisatawan naik 13 persen dan khusus Sumatera Utara naik 7,2 persen, maka ini pertanda baik. Ada geliat wisata di Sumatera Utara," katanya.

Manurut Cosmas, bidang kebudayaan merupakan potensi wisata yang menarik. Di Sumatera Utara ada budaya Melayu, budaya Batak, dan budaya lain di wilayah keliling Danau Toba, sampai budaya Nias. Budaya tersebut bila didukung lembaga, akan berkembang dengan baik. Pesta Danau Toba 2010 yang mengangkat tema Kebangkitan Kembali Danau Toba diharapkan dapat mengenalkan lebih banyak kebudayaan dari etnik-etnik yang ada, guna meningkatkan arus kunjungan wisatawan ke Indonesia, khususnya Sumatera Utara.

Kabupaten Simalungun kembali dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pesta Danau Toba (PDT) tahun 2010 yang akan dilaksanakan 20–24 Oktober 2010 mendatang di Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. Sebagai tuan rumah, budaya Simalungun diharapkan menjadi prioritas dalam mengisi acara tersebut.

PDT itu sendiri akan diikuti Kabupaten Karo, Pak-Pak, Humbahas, Taput, Tobasa, Samosir dan Simalungun sebagai tuan rumah dan rencananya akan dibuka Menteri Parawisata Zero Wacik dan ditutup oleh Menteri Perhubungan Hatta Rajasa.

Sumber: Kompas.com

Selasa, 28 September 2010

Menkanlut Programkan "Sail Lombok-Sumbawa" 2012.

Menteri Perikanan dan Kelautan (Menkanlut) Fadel Muhamad memprogramkan "Sail Lombok-Sumbawa 2012" sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan sektor pariwisata di wilayah Nusa Tenggara Barat.

"Pada 2012 NTB yang mendapat giliran, yakni `Sail Lombok Sumbawa`," kata Fadel usai panen mutiara berkualitas produk Lombok bersama Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, di Senggigi. Panen mutiara itu merupakan bagian dari kegiatan "Lombok Sumbawa Pearl Festival 2010" yang dipusatkan di Hotel Sentosa, kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat. 

Fadel mengatakan Kementerian Perikanan dan Kelautan (Kemkanlut) terus melaksanakan kegiatan "sail" (berlayar) secara berkelanjutan setiap tahun anggaran. Pada 2009 digelar "Sail Bunaken" di Provinsi Sulawesi Utara dan tahun 2010 dijadwalkan di Maluku yang dikenal dengan "Sail Banda". Tahun 2011 berpindah ke daerah lain, dan NTB mendapat giliran tahun 2012 yakni "Sail Lombok Sumbawa". 

"Itu komitmen kami dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata demi kesuksesan `Visit Indonesia Year`," ujar mantan Gubernur Gorontalo itu. Gubernur NTB KH.M. Zainul Madji mengatakan pihaknya akan terus berbenah agar pada saatnya nanti dapat melaksanakan "Sail Lombok Sumbawa 2012" sesuai harapan semua pihak. 

Upaya penataan infrastruktur pendukung pariwisata akan terus dilakukan, demikian pula fasilitas pendukung seperti listrik, air bersih dan sarana telekomunikasi. "Selain menjadi tuan rumah `Sail Lombok Sumbawa 2012`, NTB juga siap menjadi penyelenggara Forum Rumput Laut Internasional pada 2012," ujar Majdi.

http://www.antaranews.com/berita/1273148287/menkanlut-programkan-sail-lombok-sumbawa-2012

Senin, 27 September 2010

Bandung Tuan Rumah Forum Pariwisata Asia 2012.


Kota Bandung menjadi tuan rumah Forum Pariwisata Asia atau Asian Tourism Forum ke-10 Tahun 2012 setelah Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung memenangkan penawaran (bidding) menjadi tuan rumah pertemuan para pemangku kepentingan kepariwisataan negara-negara Asia itu.

Asian Tourism Forum (ATF) merupakan ajang bergengsi tempat bertemunya institusi pendidikan pariwisata, pemerintah dan para pembuat kebijakan tentang kepariwisataan di negara-negara Asia.
Penetapan STP Bandung menjadi tuan rumah ATF ke-10 tahun 2010 itu dilakukan oleh para peserta ATP ke-9 di Kota Hualien Taiwan. ATF merupakan pertemuan kepariwisataan dua tahunan, selain negara-negara Asia juga diikuti Australia, Belgia, Belanda dan beberapa negara lainnya.
Dalam pertemuan itu dibahas tentang perkembangan kepariwisataan, pendidikan kepariwisataan serta dampak ekonomi dari pariwisata. Sebagai tuan rumah ATF, Jawa Barat, mendapat keuntungan secara ekonomis maupun akademis. Forum ini menjadi ajang promosi wisata yang efektif.

Biasanya peserta ATF berjumlah 250 hingga 300 orang perwakilan dari 40 negara. Pihaknya sendiri menyatakan akan melakukan persiapan semaksimal mungkin, termasuk mempersiapkan paket-paket promosi wisata. Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat, H Herdiwan Iing Suranta menyatakan, siap mendukung kegiatan ATF ke-10 tahun 2012 di Kota Bandung itu. 

"Ini merupakan sebuah kepercayaan dunia pariwisata internasional kepada institusi pendidikan pariwisata yang ada di Jawa Barat, Jabar siap mendukung kegiatan itu termasuk mengambil nilai plus dari kegiatan itu," kata Herdiwan. 

Jawa Barat yang memiliki segudang potensi wisata membutuhkan promosi yang lebih luas lagi. Selain itu pihaknya juga akan meningkatkan promosi baik di dalam maupun di luar negeri dengan memperkenalkan potensi-potensi wisata yang sudah populer maupun yang belum dikenal secara luas.

http://www.antaranews.com/berita/1273759780/bandung-tuan-rumah-forum-pariwisata-asia-2012

Kamis, 23 September 2010

PASAR WISATA INDONESIA (TIME) 2010, 12-15 Oktober 2010.

http://www.pasarwisata.com/index.html

Satu lagi kalender pariwisata di Indonesia adalah acara Tourism Indonesia Mart and Expo (TIME) atau Pasar Wisata Indonesia pada 12-15 Oktober 2010, yang akan diadakan di LOMBOK, Nusa Tenggara Barat. 

Acara ini merupakan peristiwa pariwisata utama di Indonesia, dimana para pembuat kebijakan industri, praktisi, penjual dan pembeli produk pariwisata Indonesia akan berpartisipasi.

Sebagian besar tempat-tempat wisata di Indonesia yang mencakup semua tujuan populer dan minat khusus serta fasilitas wisata akan ditampilkan.

Acara ini juga mengakomodasi kepentingan orang-orang yang menjual produk pariwisata Indonesia dan layanan untuk pasar internasional.

TIME 2010 merupakan cara terbaik dan paling efektif untuk pembeli tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia untuk pengalaman dan memahami keragaman utama Indonesia.

http://www.mediaindonesia.com/mediatravelista/index.php/read/2010/8/26/1290/7/media_travelista_headline

Wisata Indonesia : Festival Danau Ranau, Lampung, 9-10 Oktober 2010.

Festival Danau Ranau IV, 9-10 Oktober 2010.

Berada di pinggiran tepi Danau Ranau, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan, terlihat di pagi hari. Keindahan alam di sekitar Danau Ranau seluas kurang lebih 72 meter persegi ini berada di antara Provinsi Sumatera Selatan dan Lampung.
Festival Danau Ranau ke-IV Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, akan dilaksanakan pada 9 hingga 10 Oktober 2010. "Kegiatan tahunan yang diselenggarakan Pemkab Lampung Barat dalam mempromosikan pariwisata Danau Ranau akan dilaksanakan pada Bulan Oktober, dengan menampilkan kebudayaan khas masyarakat pesisir danau," kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Perhubungan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, Kabupaten Lampung Barat, Arif Nugroho, di Liwa, Lampung Barat,

Dia memprediksi acara tersebut akan menyedot ribuan masyarakat. "Seperti tahun lalu, pelaksanaan Festival Danau Ranau III menyedot perhatian ribuan orang. Selain itu, turis asing yang datang tidak akan ketinggalan untuk menyaksikan pagelaran ini," katanya.

Rangkaian acara yang digelar nanti, akan menyuguhkan atraksi kebudayaan, juga kebiasaan masyarakat yang berada di Danau Ranau, sehingga suguhan acara ini unik dan menarik dan akan mampu menyedot animo penonton.Kegiatan tahunan itu juga menyuguhkan masakan khas Danau Ranau. Selain pagelaran budaya dan tangkai lomba lain, panitia juga menggandeng pengusaha makanan yang berada dekat di area danau untuk ikut meramaikan acara ini, dengan menyuguhkan aneka masakan khas danau, sehingga acara ini akan semakin semarak.


Festival Danau Ranau IV menjadi salah satu agenda kegiatan pariwisata Kabupaten Lampung Barat setiap tahunnya. Kegiatan yang di Gelar di Pekon Lumbok, Kecamatan Seminung Lumbok, akan menampilkan kegiatan tradisional masyarakat pesisir danau, di antaranya, Ngekha’as (Menombak ikan), Trhilon Tradisional, Tarik Tambang Jukung, Perahu Hias, dan Jet Sky.

Kegiatan yang dipusatkan pada area danau, akan menyedot ratusan wisatawan asing dan ribuan masyarakat, pasalnya dari kegiatan ini, akan banyak menampilkan kesenian daerah yang akan tersaji di panggung utama area danau.

Kegiatan ini juga akan dimeriahkan dengan atraksi Topeng Sakura, yang menjadi salah satu kebudayaan masyarakat Lampung Barat, selain itu jenis tarian lain juga akan ditampilkan di acara ini, yang mana dari tarian yang ditampilkan menjadi juara parade tari nasional.

Kegiatan yang akan digelar pada 9-10 Oktober 2010 itu akan memberikan hiburan sekaligus memberikan dampak yang baik pada pariwisata di Lampung Barat, terlebih akan kunjungan wisata di daerah ini.
Danau Ranau menjadi salah satu objek wisata unggulan di Kabupaten Lampung Barat, sehingga dengan festival yang akan digelar itu dapat berpengaruh untuk mempromosikan pariwisata danau, di tingkat Nasional dan Internasional.

Sumber : http://travel.kompas.com/read/2010/09/20/22274817/Festival.Danau.Ranau..9.10.Oktober